Kesbangpol Kepri Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Karimun

KARIMUN. Setelah sukses mengelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kota Batam, kini Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan diadakan di Kabupaten Karimun, pada Rabu (25/7/2018) bertempat di Gedung Nasional.

Kendati dalam keadaan hujan lebat tidak menyurutkan langkah peserta untuk datang ke lokasi Gedung Nasional. Kegiatan dibuka diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa oleh Sugiono S.Ag, MM dari Kesbangpol Kabupaten Karimun.

Dalam sambutannya Anggota DPRD dari Komisi 1 Bidang Hukum dan Pemerintahan Sukri Fahrial, SH mendukung dengan sangat kegiatan 4 pilar kebangsaan ini apabila melihat semakin lunturnya rasa cinta tanah air NKRI serta berbangsa dan bernegara. Kita sebagai anak bangsa jangan sampai melupaka nilai-nilai sejarah Indonesia tersebut.

Sementara itu sambutan Bupati Karimun diwakili oleh Assten 1 Drs. Muhammad Tang mengucapkan terimakasih atas kegiatan yang diadakan di Kabupaten Karimun dan berharap agar kegiatan ini sukses dan mencapai tujuan.

Acara Sosialisasi dibuka secara langsung oleh staf ahli gubernur bidang kemasyarakatan, sosial dan SDM Syamsuardi dikatakanya dengan sosialisasi ini diharapkan dapat menjaga kewaspadaan dini atas hal-hal negatif yg masuk ke negara kita.

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris  Komisi 1 DPRD Provinsi Kepri, Sukri Fahrial, SH, Ricki Marciano, FKPD kabupaten Karimun, tokoh masyarakat, utusan OPD karimun, Kepala Kesbangpol karimun, Sekretaris dan para kabid di Kesbangpol karimun.

Dengan narasumber anggota DPRD KEPRI yang juga Ketua DPW PPP, Sarafuddin Aluan, SH, MH, Dandim 0317/TBK letkol Analdi Rizal, Kepala Kesbangpol kepri, Ir. Lamidi, MM.

Sarafuddin Aluan, SH, MH bagi-bagi doorprize

Narasumber dari DPRD Provinsi Kepri, Sarafudin Aluan dalam paparannya menyebutkan 4 pilar kebangsaan merupakan suatu tiang dalam mengantisipasi kemajemukan bangsa Indonesia ini. Hal ini sesuai dengan suatu rumusan sangat indah yang tertera dalam Penjelasan UUD 1945 sebagai berikut:

Kebudayaan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budinya rakyat Indonesia seluruhnya.

Kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah di seluruh Indonesia, terhitung sebagai kebudayaan bangsa. Usaha kebudayaan harus menuju ke arah kemajuan adab, budaya, persatuan, dengan tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa sendiri, serta mempertinggi derajat kemanusiaan Bangsa Indonesia.

Rumusan yang terdapat dalam Penjelasan UUD 1945 adalah sebagai prinsip dalam kita mengantisipasi keanekaragaman budaya bangsa dan dalam mengantisipasi globalisasi yang mengusung nilai-nilai yang mungkin saja bertentangan dengan nilai yang diemban oleh bangsa sendiri.

Semoga dengan berpegang teguh pada konsep dan prinsip yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia makin kokoh dan makin berkibar.

Dalam pada itu Aluan membagikan doorprize berupa uang saku kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaan bunyi alinea pertama dijawab dengan baik pelajar perempuan, para peserta berebutan untuk menjawab pertanyaan anggota dewan tersebut.

Door prize dilanjutkan Dandim dan Kepala Kesbangpol kepri, Ir .Lamidi, MM

Sementara itu Dandim 0317/TBK. Letkol TNI Analdi Rizal dalam paparannya menyebutkan adanya sifat individualisme yg mulai tumbuh kembang dijiwa para Pemuda indonesia dan pengaruh narkoba maka dengan latar belakang ini dicetuskannya 4 konsensus agar rasa kebangsaan cinta tanah air kembali kuat dijiwa para generasi muda.

Penutupan oleh Ir. Lamidi, MM

Kepala Badan Kesbangpol kepri lr.Lamidi, MM dalam kesimpulan akhir dan penutupan mengucapkan  terimakasih kepada semua peserta, panitia serta pihak Kesbangpol Karimun.

Di katakannya pula, apa yang disampaikan dari dua narasumber tersebut memiliki latar belakang mengapa 4 konsensus ini harus dilaksanakan oleh warganegara indonesia : “tugas kita adalah membela negara”. Kita tidak harus memakai baju loreng atau memanggul senjata. Dan pakaian-pakaian serta profesi apapun kita juga melakukan bela negara. Kita harus tetap komit dengan 4 pilar berbangsa dan bernegara tersebut. Acara juga gegap gempita dengan yel-yel di pandu kepala Kesbangpol Kepri, Siapa kita? Indonesia. Apa Ideologi kita? Pancasila jawab peserta. Apa Kewajiban Kita ? Bela Negara. Dan NKRI…. Harga Mati teriak peserta dan hadirin di Gedung Nasional tersebut.

Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh kepala Badan Kesbangpol Ir. Lamidi, MM dilanjutkan foto bersama dengan peserta yang berasal dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat.

 

PENULIS: Riza Satya Putri SH.MH/Sugiarto Doso.s.sos

EDITOR  : Sugiarto Doso. S.Sos / AFRIZAL,SE