Pejabat Kesbangpol Kepri Narasumber Bela Negara Sempena HUT TNI AL

TANJUNGPINANG. Pejabat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepri Drs Indra Syahputra didulat menjadi narasumber dengan materi bela negara. Di ruang rapat kantor Camat Tanjungpinang Kota, Kamis (12/9/2019).

Acara yang di fasilitasi Lantamal IV Tanjungpinang sebagai wujud kegiatan Komunikasi Sosial ( Komsos) dalam sempena HUT TNI AL yang ke 74 tahun.

Hadirnya Indra yang sehari-hari nya sebagai Kasubid Pembinaan Ormas LSM ini mewakili Kaban Kesbangpol Kepri Ir. Lamidi, MM yang berhalangan hadir karena rapat persiapan Pemilihan Gubernur.

Drs. Indra Syah Putra mendampingi Danlantamal IV Tanjungpinang Laksmana Pertama TNI Arsyad Abdullah pada acara Komsos HUT TNI AL ke-74 di ruang pertemuan Kantor Camat Tanjung Pinang Kota (12/9/2019)

Hadir dalam kegiatan tersebut Dantamal IV Tanjungpinang Laksama Pertama TNI Arsyad Abdullah, Walikota Tanjungpinang diwakili Asisten 2, para perwira utama serta prajurit TNI AL dan tokoh masyarakat.

Dalam kegiatan Komsos ini diberikan bantuan untuk masyarakat sebagai rangkaian kegiatan HUT TNI AL ke-74 dan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat setempat dari tenaga kesehatan TNI AL.

Drs. Indra Syah Putra.menyampaikan materi bela negara Sambut HUT TNI AL ke 74

Dalam sambutannya Danlantamal dihadapan 80 orang peserta dari Siswa SMK.5, SMAN.6, tokoh masyarakat, ibu-ibu dan perwira dilingkungan Lantamal IV bahwa Kepri yang merupakan Kepulauan Riau tentu memerlukan pengawasan wilayah laut yang cukup berat, tanpa dukungan dari masyarakat tentu semboyan Jalesveva Jaya Mahe, dilaut kita jaya maka sulit kita capai.

Puluhan Peserta kegiatan Komsos HUT TNI AL ke-74 di Ruang pertemuan Kantor Camat Tg.Pinang Kota. (12/9/2019) foto ist

Oleh sebab itu dukungan masyarakat sangat kami harapkan untuk mengamankan wilayah perairan Kepri.

Drs. Indra Syah Putra yang akrab dipanggil pak In dan selalu tersenyum ini memberikan motivasi, memberi pemahaman tentang Bela Negara. Saat ini negara kita dalam suasana perang yaitu perang Narkoba dan Radikalisme.

Bela Negara harus diartikan dalam pengertian yang luas jangan sempit karena Bela Negara bukan hanya angkat senjata tapi tidak mengunakan Narkoba dan tidak bersikap Radikal dalam pengertian negatif saja sudah masuk dalam konteks Bela Negara. Kegiatan diakhiri dengan tanya-jawab dari peserta dan fhoto bersama.

Penulis: Sugiarto doso/Indra

Editor : Afrizal SE