Pejabat Kesbangpol Kepri Hadiri Seminar Nasional Kearsipan di Jakarta

JAKARTA. Pejabat Kesbangpol Kepri Kasubag Umum Kepegawaian Syafarudin, S.sos dan Pejabat  Arsiparis Azhar, SE menghadiri Seminar Nasional Kearsipan dengan Tema Membangun Kesadaran Arsip pada generasi milineal di era Digital 4.0, acara  disejalankan dengan Hari Sumpah Pemuda (28/10/2019) di Gedung LAN Jakarta.

Acara Pembukaan Seminar Nasional Kearsipan dengan tema “Membangaun Kesadaran Arsip pada Generasi Milenial di Era Digital“ disejalankan hari Sumpah Pemuda diawali menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan 4 Sekanza. Acara seminar nasional di selenggarakan Asosiasi Arsip Indonesia Tingkat Nasional dengan jumlah Peserta 380 orang berasal dari Provinsi,dan Kab/Kota Se-Indonesia.

Narasumber dari Guru Besar sejarah Universitas Indonesia ( UI ) Prof Dr. Susanto Zuhdi dengan Materi seminar : Jejak Sejarah Perjuangan Pemuda Indonesia yang Terlupakan : Peran Arsip dalam Menelusuri dan Memaknai Peristiwa sejarah.

Dalam point diskusi menyebutkan bahwa sejarah pada dasarnya. Penulisan sejarah akan lebih banyak mengandalkan sumber tertulis, daripada sumber lisan ataupun benda materi, yaitu dalam bentuk dokumen dan arsip, sebab arsip memberikan informasi komprehensif yang dapat menjelaskan interrelasi, interaksi, dan interkoneksi dari subyek yang dituliskan didalam dokumen tersebut.

Selanjutnya Narasumber dari Sekretaris Utama LAN Reni Suzana  dengan Materi seminar : Arsip dan Penyelenggaran Tata Kelolah Administrasi Negara di Era Digital 4.0 dengan Poin Diskusinya  perihal Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan, menjelaskan arsip adalah suatu rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, yang dibuat serta diterima oleh lembaga negara dan lembaga lainnya.

  • Era Digital 4.0 , Membangun Perpaduan SIKD dengan SIMPLE

Sisten Informasi Kearsipan Dinamis ( SIKD ) Peningkatan Layanan persuratan yanga cepat, yang tidak terbatas ruang dan waktu melalui penciptaaan surat keluar dengan Sistem Elektonik ( E- Signature ), Penomoran surat dan bercode yang terintegrasi, Penyusunan Tata Naskah Dinas Elektronik ( TNDE ).

Selanjutnya Narasumber dari Kemenpora RI Sekretaris Deputi Pengembangan Pemuda DR.H. Amar Ahmad, M.Si dengan Materi seminar : Tantangan dan Peluang Kearsipan bagi Pemuda di Era 4.0. Dalam paparannya mengungkapkan Pemuda yang memahami urgensi Kearsipan, adalah pemuda yang menghargai sejarah. Pemuda yang menjunjung tinggi nilai Sejarah, tentu Nasionalismenya tak diragukan Untuk apa memeras kelapa kalau tidak banyak santannya. Untuk apa jadi pemuda kalau tak bisa membangun bangsa Walau debur ombak menerpa. Tak kan perahu berhenti laju, Walau hancur dihantam gempa. Pemuda Indonesia tetap bersatu

Kasubag Umum dan Kepegawaian, Syafarudin, S.Sos

Kesimpulan dari Seminar nasional ini adalah Peran & Tanggungjawab Arsiparis akan terlihat ketika profesi yang menuntut kompetensi khusus dibidang kearsipan senantiasa BERSINERGI DENGAN KOMPETENSI/DISIPLIN ILMU LAIN sehingga mampu memberikan layanan publik yg optimal, mewujudkan SADAR ARSIP ke MASYARAKAT MILENIAL, harus dimulai dari terciptanya/tersedianya Arsiparis yang mampu memahami karakteristik MILENIAL melalui kemampuan dalam memanfaatkan  perkembangan sarana TIK, sehingga dapat menyediakan informasi yg autentik dan terpercaya ke public.

Penulis : Sapar/Azhar/doso

Editor. : Afrizal, SE