Kesbangpol Kepri Dan Binda Kepri Gelar Raker Persiapan Penyelenggaraan Pilkada 2020

BATAM. Kepala Badan Kesbangpol Kepri Ir. Lamidi, MM, menghadiri Rapat persiapan Penyelenggaraan Pilkada yang digelar Bersama Badan Kesbangpol Kepri dan Badan Inteligen Daerah (BINDA) Provinsi Kepri,Batam (28/11/2019).

Raker juga dihadiri unsur-unsur terkait yang terlibat dalam inteleligen termasuk KPU dan Bawaslu Provinsi Kepri.

Keynote speaker langsung Kabinda Kepri dalam paparannya mengungkapkan Kepri harus aman, damai, tertib, terkendali dan kondusif. 

Agenda Rapat yang menjadi perhatian  tersebut:

1. Masalah Pengamanan Pilkada

2. Tahapan Pelaksanaan KPU

3. Tahapan pengawasan Pilkada

3. Sharing masalah yang menonjol lainya.

1. Pilkada

Untuk Pilkada harus sukses sebagaimana pilpres dan pileg, hindari benturan antara calon, jangan ada ujaran kebencian, hoax, fitnah, money politik. Penyelenggara pemilu, pengawas, harus bekerja sama dengan Pemda, TNI, Polri, FKPD dan seluruh komponen di Kepri, penyelenggara Pemilu harus bekerja jurdil.

2. Pembangunan dan Investasi

Kepri sebagai penyangga Indonesia berhadapan langsung dengan Singapura, Malaysia, Vietnam, Burma,  Laos dan Kamboja Kepri sebagai rumah kita, jangan ada potensi gejolak sosia, jangan ada konflik sosial. Kepri harus hebat. Pembangunan dan investasi harus kita jaga sebagaimana arahan Presiden Jokowi -Makruf sederhanakan perizinan, batalkan peraturan Pemda yang menghambat investasi dan pembangunan

3. Jaga Keamananan Daerah

4. Perangi Narkoba

Kaban Kesbangpol Kepri Ir. Lamidi, MM Foto bersama peserta Rakor Persiapan Penyelenggaraan Pilkada 2020 di Kantor BIN Daerah Provinsi Kepri, Batam (28/11/2019). foto ist.

Dalam pengamatannya, Kepri sebagai pintu masuk dari negara Singapore, Malaysia, Burma, Vietnam penanganannya harus masif, sistimatis. Masuknya melalui Batam, Bintan, Karimun, melalui kapal, pelabuhan resmi dan pelabuhan tikus. Kepri sebagai tempat transit, keluarnya ada Hang Nadim, kapal antar pulau,banyak yang sudah ditangkap, namun tak pernah habis dan berefek jera.

Dalam sesi diskusi KPU KEPRI mengungkapkan pihaknya sudah siap untuk menyelenggarakan pilkada, tahapan sudah dilaksanakan NPHD, launching maskot pilkada Kepri,  rakor KPU se-Kepri, sekarang tahap seleksi PPK. Begitu juga BAWASLU sudah dilaksanakan NPHD Saat ini tahapan rekruitmen panwas kecamatan.

Ir Lamidi, MM Kepala Kesbangpol mengungkapkan petugas KPPS, PPK, PANWAS yang hanya membolehkan 2 periode untuk daerah seperti Kepri di daerah pulau terluar tak bisa diterapkan Karena mencari petugas tamat SMA kesulitan kecuali guru dan pegawai kelurahan yg sudah bertugas lebih dari dua periode.

Begitu juga persoalan lainnya memasuki angin utara ada minyak hitam memenuhi pantai wisata.  Pemilik hotel dan touris komplain, padahal natal dan tahun baru adalah waktu cuti dan touris yg ramai, pertikaian antara taksi konfensional dan online mempunyai potensi konflik.

Untuk itu disamping pemda mari bahu-membahu meredam konflik dengan mencari jalan terbaik sesuai arahan Gubernur, ungkap Lamidi.

Begitu juga paparan dari masing masing peserta mulai dari intel korem, intel lantamal IV, Intelkam Polda Kepri semua disampaikan dalam rakor tersebut.

Foto bersama di luar kantor BINDA Kepri, Batam

Kolonel dr. Yanuar dari BINDA dalam arahannya sebelum menutup rakor memberikan  arahan dengan beberapa point diantaranya Deteksi potensi konflik, analisis potensi konflik, pantau cegah tangkal konflik lakukan pemulihan konflik, laporkan semua info.

Jaga kondusifitas dilingkungan masing-masing sesuai tupoksi mari bertindak konfrehensif, ajaknya.

Acara di tutup dengan foto bersama.

Penulis: Sugiarto Doso

Editor.   :Afrizal, SE