BAKESBANGPOL KEPRI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali melanjutkan Kegiatan Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) Seri-3 yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Batam pada hari Senin tanggal 26 Mei 2025.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau Bapak Nyanyang Haris Pratamura, SE, M.Si. Dalam Sambutannya Wakil Gubernur memberikan Motivasi dan Semangat kepada seluruh pelajar agar terus belajar, tekun, disiplin untuk meraih cita cita.
Wagub juga memberikan Apresiasi kepada Badan Kesbangpol yang telah berkolaborasi bersama sekolah-Sekolah dalam Program Kesbangpol Masuk Sekolah guna mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta implementasi Visi dan Misi Gubenur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau. Diakhir sambutannya Nyanyang juga memberikan Quiz kepada para Siswa yang dijawab antusias oleh Perwakilan Siswa.
Kepala Sekolah SMAN 3 Batam, Syarifah Silvia, S.Pd., mengapresiasi program ini dan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 1.200 siswa dari kelas 10 dan Kelas 11.







Sementara itu dalam laporannya Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau Drs.Muhammad Ikhsan, M.Si menyampaikan bahwa Program KEMAS di SMAN 3 Batam merupakan ke-3 kalinya dilaksanakan dari target 10 Sekolah yang dikunjungi.
Untuk materi sosialisasi yaitu:
- Penguatan Ideologi Pancasila, Karakter Bangsa dan Wawasan Kebangsaa
- Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)
- Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula
- Pencegahan Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi.
Ikhsan juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan fasilitasi dari SMA Negeri 3 Batam sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Kegiatan dimeriahkan dengan Atraksi Para Siswa yaitu: Marching Band, Vocal Solo, Solon Drum, LKBB dan Tarian Nona Singapura.

Turut hadir pada kegiatan ini: Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau, Dr.Darson,S.Pd,M.Si, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Batam, Kadis Kominfo atau yang mewakili, Perwakilan Pengurus FKUB, FPK, FKDM dan FKPT, Para Kepala Sekolah SMAN/SMKN Se Kota Batam, Para Pengawas dan Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB Negeri dan Majelis Guru SMA Negeri 3 Batam.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Gandeng Korem 033/ Wira Pratama sebagai Narasumber pada Rangkaian kegiatan Kesbangpol Masuk Sekolah Seri-3 yang dilaksanakan pada hari Senin 26 Mei 2025 di SMA Negeri 3 Batam.
Hadir mewakili Danrem yaitu Kolonel Inf Erlangga Galih Wisnu Wardhana, S.I.P, Kasi Ops Korem 033/Wira Pratama. Kolonel Erlangga Menjelaskan tentang penting generasi muda untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai luhur Pancasila dan Karakter Bangsa serta persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu juga meningkatkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan serta menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan rasa cinta tanah air, persatuan, dan kesatuan bangsa di kalangan pelajar, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa.
Sekretaris Bakesbangpol yang juga selaku Ketua Panitia KEMAS Menyampaikan bahwa Kegiatan Sosialisasi ini merupakan implementasi dari salah satu Program Bakesbangpol yaitu Program Penguatan Ideologi Pancasila Dan Karakter Kebangsaan.







Sosialisasi ini merupakan bagian dari Program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) 2025. Selain pemateri dari Korem 033/ WP dalam KEMAS Edisi-3 kali ini Bakesbangpol Kepri mengudang dua pemateri lainnya, yakni Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kepri.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kepri menghadirkan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kepulauan Riau Bapak Drs.Nazaruddin, M.H sebagai Narasumber dengan tema Upaya Pencegahan Paham Radikalisme, Terorisme dan Intoleran pada Generasi Muda.

Kehadiran Nazaruddin dalam rangkaian kegiatan Kesbangpol Masuk sekolah (KEMAS) Sesi-2 yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 26 Mei 2025 di SMA Negeri 3 Batam.
Ketua FPK Nazaruddin menjelaskan tentang Kondisi Geografis NKRI yang masyarakatnya tersebar di 17.000 pulau dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta Jiwa yang terdiri dari Berbagai Agama dan Aliran kepercayaan
“Lebih dari 1.340 suku bangsa dan lebih dari 652 bahasa yang menandakan bahwa NKRI sangat beranake ragam yang rentan terhadap masuknya Pengaruh pengaruh/Paham Negatif seperti Terorisme, Radikalisme dan Intoleran,” ucapnya.
Kondisi ini lanjutnya, mengharuskan kita khususnya Generasi muda untuk menekankan toleransi, saling menghormati, dan cinta tanah air.
“Untuk itulah adik-adik semua perlu diberi penguatan pemahaman tentang Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, dan nilai-nilai kebangsaan. Sehingga dapat memahami tentang bahaya radikalisme, terorisme, dan intoleransi bagi Persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkapnya.
Ketua ICMI Orda Kota Tanjungpinang tersebut dalam kesempatan pemaparan materinya yang berjudul “Bangga menjadi warga bangsa Indonesia” itu dengan berbagai keunggulan yang dimiliki Indonesia, diantaranya berada di garis khatulistiwa dengan luas wilayah 1,9 juta kilometer persegi dengan 17 ribu pulau besar dan kecil.






“Kita harus bangga karena begitu banyaknya suku bangsa dengan jumlah bahasa daerah 1200 lebih dan 8000 jenis kekayaan flora dan fauna,” jelasnya.
Namun begitu Nazaruddin mengingatkan para pelajar harus bijak dalam menggunakan media sosial dan menjauhi siapa intoleran bahkan radikalisme.
Nazaruddin juga berpesan agar para generasi muda mengejar impian cita-cita yang tinggi karena hal ini juga wujud rasa cinta dan kebanggaan sebagai warga negara dalam bingkai NKRI.***






















