Home » Berita Terkini » Berita Terkini » Bakesbangpol Kepri Dukung penyelenggaraan program Satu Data Indonesia (SDI) di Daerah

Bakesbangpol Kepri Dukung penyelenggaraan program Satu Data Indonesia (SDI) di Daerah

BAKESBANGPOL KEPRI – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili sekretaris Aludin Andi, SE, MM menghadiri Rapat Manajemen dan Tata Kelola Data Tahap I di Lingkungan Provinsi Kepulauan Riau yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri dan Badan Perencanaan Penelitian dan […]

BAKESBANGPOL KEPRI – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili sekretaris Aludin Andi, SE, MM menghadiri Rapat Manajemen dan Tata Kelola Data Tahap I di Lingkungan Provinsi Kepulauan Riau yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri dan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA).

Pertemuan dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Lantai 3, Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang pada Rabu tanggal 10 Juni 2025 Pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam Sambutannya Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati menyampaikan bahwa BPS dalam Struktur SDI sebagai pembina data., Bappeda berperan sebagai koordinator sekretariat SDI dan Diskominfo Kepri sebagai walidata. 

Lebih lanjut disampaikannya peran pembina data dalam membangun kebijakan yang tepat sasaran. Ia menyebut bahwa dengan potensi ekonomi Kepri yang terus tumbuh, termasuk pertumbuhan ekonomi triwulan I-2025 sebesar 5,16% Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 79,89, maka data harus menjadi fondasi utama pembangunan. 

Keberadaan data yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan adalah syarat utama untuk kebijakan yang efektif.  Sejak 2023 hingga pertengahan 2025, lanjut Margaretha Ari mengatakan BPS Kepri telah menerbitkan 98 rekomendasi kegiatan statistik sektoral dan bersama Pemprov Kepri telah berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) dari kategori “Cukup” (1,90) menjadi “Baik” (2,61) pada 2024. 

Peningkatan kualitas data ini menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang berorientasi pada data,  BPS Kepri juga terus mendukung berbagai inisiatif daerah, mulai dari pelatihan statistik bagi ASN, coaching clinic penyusunan standar data, hingga pembentukan program magang ‘Melur Berseri’.

Sebagai bagian dari komitmen mendukung visi nasional, BPS Kepri juga turut mengembangkan program Desa Cinta Statistik dan Tamadun Desa, yang sejalan dengan misi Asta Cita Presiden RI, yaitu membangun Indonesia dari desa. Kepala BPS menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat penyelenggaraan SDI di daerah. 

Sementara itu, Kepala dinas Kominfo Kepri Hendri Kurniadi mengatakan, sebagai wali data, pihaknya aktif mengembangkan sistem statistik sektoral terintegrasi melalui Sistem SIPD e-Walidata. Hingga 2024, telah dihimpun 4.229 dataset, dengan 4.207 dataset terverifikasi dan 301 dataset telah dipublikasikan melalui Portal Satu Data Kepulauan Riau (https://satudata.kepriprov.go.id), yang telah terhubung dengan portal SDI nasional. 

Kominfo menjembatani produsen data dan pembina data, serta memastikan kualitas melalui pembinaan teknis, seperti metadata, GSBPM, dan penjaminan mutu.

Sementara dalam sesi Diskusi, Sekretaris Kesbangpol Aludin Andi  menyampaikan bahwa Pentingnya komitmen seluruh OPD dan unsur Terkait di Provinsi Kepri dalam memperkuat penyelenggaraan program Satu Data Indonesia (SDI) di daerah.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top