
BAKESBANGPOL KEPRI – Badan Kesbangpol Provinsi Kepri kembali sosialisasikan Pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), kepada para Pelajar di di SMA Negeri 1 Toapaya Kabupaten Bintan bertepatan dengan Program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) seri-6 pada hari Selasa, (12/8).
Setelah rangkaian kegiatan pembukaan yang berlangsung meriah, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi yang dipandu oleh Moderator Aludin Andi,SE,MM Sekretaris Bakesbangpol Provinsi Kepulauan Riau dengan Narasumber dari BNN yaitu Ibu Susy Lisdawati, S. Kep, Analis Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Tanjungpinang.

Susy menyampaikan materi Sosialisasi P4GN, Wujudkan Generasi Hebat Tanpa Narkoba dengan tema pencegahan penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar. Dihadapan siswa Susy memaparkan tentang Pengertian Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya dan 3 golongan Narkoba dan Psikotropika.
Dijelaskannya juga dampak penyalahgunaan narkoba:
1.Dampak Sosial, contohnya: Seks bebas, mencuri, merasa dikucilkan dan mengganggu ketertiban umum
2.Dampak Fisik, contohnya: gagal ginjal, kanker hati, cacat janin, TBC dan HIV Aids
3.Dampak Psikologi, contohnya: emosi tidak terkendali, curiga berlebihan, selalu berbohong dan tidak merasa aman.

Susy juga memaparkan tentang kondisi akibat penggunaan Narkotika yaitu: Overdosis (Kondisi akibat penggunaan zat sehingga terjadi gangguan kesadaran, pola pikir,persepsi, perasaan dan perilaku), Putus zat/Sakaw (Kumpulan gejala yang timbul sebagai akibat berhenti atau mengurangi jumlah zat yang biasa digunakan), dapat menimbulkan Penyakit (Gangguan Jiwa, TBC, Hepatitis B/C, HIV/AIDS) dan Sugest/Craving (Dorongan yang sangat kuat untuk memakai zat kembali meskipun sudah lama tidak menggunakan)
Dijelaskan juga kenapa remaja beresiko tinggi terpapar narkoba disebabkan beberapa hal: Remaja yang tidak bisa berkomunikasi dengan orang tua, tidak berada dalam pengawasan orang tua, Remaja dengan kontrol diri yang rendah, Remaja yang tidak mau mengikuti aturan/norma/tata tertib, Remaja yang suka mencari sensasi, Remaja yang bergaul dengan pengguna, Remaja yang mengalami disintegrasi dengan lingkungannya (dikucilkan atau sulit menyesuaikan diri) dan Remaja yang berada dalam lingkungan keluarga yang di antara anggota keluarga itu ada yang menjadi pengguna narkoba.

Diakhir paparannya susi membagikan cara menghindari Narkoba antara lain:
1. Mengontrol impuls dan emosi
2. Mengontrol pengaruh lingkungan terhadap diri
3. Menyadari pemikirannya sendiri
4. Menyadari dan menggunakan sumber-sumber informasi yang diperlukan
5. Merasa memiliki kewajiban menyelesaikan tugas sekolah.
Disela-sela pemaparannya susy juga memberikan kuis berupa pertanyaan-pertanyaan kepada siswa/i terkait P4GN yang dengan antusias dijawab oleh Peserta dan peserta mendapatkan souvenir menarik.*

