Home » Berita Terkini » Berita Terkini » Bakesbangpol Kepri Apresiasi FPK Provinsi Kepri Ikuti Pekan Budaya Melayu 

Bakesbangpol Kepri Apresiasi FPK Provinsi Kepri Ikuti Pekan Budaya Melayu 

BAKESBANGPOL KEPRI – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau, Drs.Muhamad Iksan, M.Si mengapresiasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kepulauan Riau dibawah pimpinan Bapak H.Nazaruddin, SH,MH yang turut berpartisipasi pada pelaksanaan Pekan Budaya Melayu Nusantara 2025 Kamis (21/08) Siang. Pada Pekan Budaya Melayu Nusantara 2025, FPK Provinsi Kepulauan Riau membuka Stand Pameran yang […]

Pengurus FPK Kepulauan Riau dan Sekretaris Bakesbangpoll Kepri

BAKESBANGPOL KEPRI – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau, Drs.Muhamad Iksan, M.Si mengapresiasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kepulauan Riau dibawah pimpinan Bapak H.Nazaruddin, SH,MH yang turut berpartisipasi pada pelaksanaan Pekan Budaya Melayu Nusantara 2025 Kamis (21/08) Siang.

Pada Pekan Budaya Melayu Nusantara 2025, FPK Provinsi Kepulauan Riau membuka Stand Pameran yang menampilkan pakaian adat daerah serta produk-produk kerajinan dari masing masing daerah di indonesia. 

FPK merupakan Forum Pembauran yang Keanggotaannya terdiri dari perwakilan Paguyuban/organisasi, pemuka adat, suku, etnis dan Masyarakat sebagai leading dalam menjaga kerukunan antar suku di negeri segantang lada ini.

Ketua FPK Provinsi Kepri Nazaruddin dan Pengurus FPK

Kegiatan pekan budaya melayu ini digelar oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IV Riau-Kepri dibuka secara resmi oleh  Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Selasa (19/8), pukul 20.00 WIB. 

Kegiatan ini dimeriahkan dengan pameran dan bazar budaya yang menghadirkan kerajinan tangan, karya seni, serta kuliner tradisional dan  juga menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya, mulai dari lomba musikal syair, lagu akustik Melayu, tari persembahan, fashion busana khas, hingga permainan tradisional seperti gasing, enggrang, congklak, dan bakiak.

Sekretaris Bakesbangpol Kepri Aludin Andi meninjau Stad Dinas Perpustakaan dan Arsip

Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 19–22 Agustus 2025. Sementara itu disela sela kunjungannya ke pekan budaya melayu, sekretaris Badan Kesbangpol, Aludin Andi, SE,MM menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wadah untuk menjaga sekaligus menghidupkan budaya Melayu di tengah masyarakat khususnya di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri. 

“Kita berharap Pekan Budaya Melayu menjadi agenda berkelanjutan dan ruang bagi generasi muda untuk mencintai budayanya. Selamat kepada Kepala BPK Wilayah IV Riau–Kepri, Jumhari, yang telah berhadil menggelar kegiatan ini untuk kedua kalinya,” jelas Andi.

Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Jumhari menyampaikan bahwa Tanjungpinang merupakan basis utama wisata budaya Melayu, terutama dengan keberadaan Pulau Penyengat yang sejak 2018 ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya nasional. 

Sekretaris Bakesbangpolkepri saat meninjau Stand FPK Kepulauan Riau

“Pulau Penyengat menempati posisi penting dalam peradaban Nusantara, khususnya peradaban Melayu,” ucapnya.

Dari 16 warisan budaya tak benda dunia milik Indonesia, empat di antaranya berasal dari bekas Kerajaan Melayu Riau–Lingga, yakni pantun, silat, kebaya labuh, dan segera menyusul Makyong yang ditargetkan ditetapkan tahun depan. Saat ini, bersama Pemerintah Provinsi Kepri dan Yayasan Warisan Johor, kita mendorong pengusulan Zapin agar didaftarkan pada 2027.* 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top