TANJUNGPINANG, KESBANGPOL KEPRI — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau melakukan koordinasi teknis dan peninjauan lapangan (survei) di SMK Negeri 2 Tanjungpinang, Kamis (05/11/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan program edukatif "Kesbangpol Masuk Sekolah" Tahun Anggaran 2026.
Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Bakesbangpol Provinsi Kepri, Purwanto, S.E., M.Ak., didampingi Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian (Kasubbag Umpeg), Fitria Ramadhani, S.H., M.A.P., serta Penata Layanan Operasional pada Subbagian Umpeg, Anton Setiawan, S.Sos.
Kunjungan koordinasi tersebut disambut langsung oleh pihak manajemen dan majelis guru SMKN 2 Tanjungpinang. Pertemuan difokuskan pada sinkronisasi jadwal, kesiapan sarana dan prasarana aula pertemuan, mekanisme mobilisasi peserta didik, serta penyesuaian materi wawasan kebangsaan yang kontekstual bagi para pelajar kejuruan.
Plt. Sekretaris Bakesbangpol Provinsi Kepri, Purwanto, S.E., M.Ak., menyampaikan bahwa program "Kesbangpol Masuk Sekolah" merupakan salah satu langkah preventif dan proaktif pemerintah daerah dalam membentengi generasi muda dari ancaman radikalisme, bahaya narkoba, polarisasi sosial, serta degradasi moral di era transformasi digital.
"Pelajar tingkat menengah atas dan kejuruan merupakan aset strategis daerah. Melalui program Kesbangpol Masuk Sekolah 2026, kami ingin menanamkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—dengan pendekatan yang interaktif, komunikatif, dan relevan dengan dunia remaja masa kini," ungkap Purwanto.
Survei teknis ini memastikan seluruh aspek logistik, tata tempat, dan alur kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan lancar saat hari pelaksanaan. Diharapkan kehadiran Bakesbangpol Kepri di lingkungan sekolah kejuruan ini dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme, kepemimpinan, toleransi, serta kesadaran bela negara yang kuat di kalangan generasi muda Kepulauan Riau.