Home » Berita Terkini » Berita Terkini » Ketua FKUB Kepri H.Handarlin Umar Menjadi Narasumber KEMAS Seri-6 

Ketua FKUB Kepri H.Handarlin Umar Menjadi Narasumber KEMAS Seri-6 

BAKESBANGPOL KEPRI – Badan Kesbangpol Provinsi Kepri bekerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepulauan Riau sosialisasikan terkait Kerukunan Umat Beragama dan Pencegahan Paham Radikalisme, Terorisme dan Intoleran yang dikemas dalam program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) seri-6 pada hari selasa tanggal 12 Agustus 2025 di Aula SMAN 1 Toapaya, Bintan. Diikuti sebanyak 600 siswa/i […]

Asisten I Provinsi Kepri Misni menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Ketua FKUB didampingi Kaban Kesbangpol Kepri

BAKESBANGPOL KEPRI – Badan Kesbangpol Provinsi Kepri bekerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepulauan Riau sosialisasikan terkait Kerukunan Umat Beragama dan Pencegahan Paham Radikalisme, Terorisme dan Intoleran yang dikemas dalam program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) seri-6 pada hari selasa tanggal 12 Agustus 2025 di Aula SMAN 1 Toapaya, Bintan.

Diikuti sebanyak 600 siswa/i dari kelas 10 s/d kelas 12, dalam pemaparannya Ketua FKUB. H.Handarlin menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Riau saat ini menjadi Provinsi terbaik Indeks kerukunan beragama se-indonesia. Hal ini dapat dilihat dari hasil indeks kerukunan beragama yang dirilis oleh Pemerintah Pusat selama tiga tahun terakhir.

“Kepri konsisten berada di peringkat tiga besar nasional dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama, bahkan menempati peringkat pertama nasional pada tahun 2022 dengan skor 85,78,” ungkap Handarlin Umar.

Ketua FKUB Kepri Handarlin Umar menyampaikan materi

Lebih lanjut mantan Kakanwil Kemenag Kepri tersebut berpesan, bahwa untuk tetap menjaga kerukunan khususnya di Provinsi Kepulauan Riau, tentunya generasi muda tentunya mempunyai peran yang sangat penting antara lain:

1.Memperbolehkan teman atau individu lain beribadah sesuai dengan agama mereka

2.Tidak memaksakan orang lain untuk berpindah keyakinan

3.Tidak melakukan Diskriminasi

4.Tidak mengganggu proses ibadah orang lain

5.Tidak mencela dan merendahkan agama orang lain.

Pemaparan materi KEMAS digelar di Aula SMA Negeri 1 Toapaya

Selain terkait kerukunan, H.Handarlin juga memaparkan tentang pentingnya Pencegahan paham radikalisme, terorisme, dan intoleran di kalangan generasi muda yaitu:

– Mencegah Rekrutmen: Generasi muda rentan direkrut oleh kelompok radikal karena mereka masih dalam proses pencarian identitas dan cenderung mudah dipengaruhi.

– Membangun Masa Depan: Generasi muda adalah masa depan bangsa, sehingga penting untuk memastikan mereka memiliki pemahaman yang benar tentang toleransi, kerukunan, dan nilai-nilai kebangsaan.

-Mengurangi Konflik: Paham radikalisme dan intoleran dapat memicu konflik sosial, sehingga pencegahan di kalangan generasi muda dapat mengurangi potensi konflik di masa depan.

-Meningkatkan Kualitas Hidup: Generasi muda yang memiliki pemahaman yang benar tentang toleransi dan kerukunan dapat meningkatkan kualitas hidup dan membangun masyarakat yang harmonis.

-Mencegah Radikalisme: Pencegahan paham radikalisme di kalangan generasi muda dapat mencegah penyebaran ideologi radikal dan terorisme.

Ribuan peserta Program KEMAS mengikuti materi dengan serius

Dijelaskan juga bagaimana Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui:

Generasi muda dapat menghindari paham radikalisme, terorisme, dan intoleran dengan beberapa cara:

-Memahami agama dengan benar dan moderat, serta tidak mudah terpengaruh oleh interpretasi yang salah.

– Mengikuti pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai kebangsaan dan toleransi.

-Mengikuti aktivitas positif seperti olahraga, seni, atau kegiatan sosial yang dapat meningkatkan kesadaran dan ketahanan terhadap paham radikalisme.

-Membangun jaringan sosial yang luas dan beragam untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kerukunan dan toleransi.

– Mengembangkan kemampuan kritis dan analitis dalam memahami informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh propaganda atau ujaran kebencian.

– Mengikuti sumber informasi yang terpercaya dan tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks atau informasi yang tidak benar.

– Mengembangkan empati dan toleransi terhadap perbedaan dan membangun kesadaran tentang pentingnya kerukunan dan toleransi.

Ketua FKUB Kepri Handarlin Umar menyerahkan bingkisan kepada siswa

Diakhir paparan materinya H.Handarlin mengajak seluruh pelajar untuk bersama-sama terus menjaga kerukunan antar umat beragama si Provinsi Kepulauan Riau senantiasa baik dan semua kita memproteksi diri dari paham Radikalisme, terorisme dan Penyalahgunaan narkoba.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top