
BAKESBANGPOL KEPRI – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara mewakili Gubernur Ansar Ahmad membuka kegiatan Rembuk Merah Putih dengan tema “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis dan Cinta Tanah Air”. Acara yang diselenggarakan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kepri ini berlangsung di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (17/9) Pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Direktorat Pencegahan BNPT Tahun Anggaran 2025. Maksud pelaksanaannya adalah memberikan gambaran rencana kerja dalam membentuk pemuda yang cerdas, kritis, dan cinta tanah air melalui implementasi ajaran agama dalam bingkai NKRI. Tujuannya, menjadi acuan sekaligus evaluasi untuk memperkuat ketahanan nasional melalui kolaborasi lintas agama, masyarakat, dan pemuda.
Acara diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, pemuda-pemudi, jurnalis kampus, jurnalis media, hingga masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Sekda Adi Prihantara menyampaikan pesan Gubernur Kepri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi bersama dalam menjaga Kepri dari ancaman terorisme.
“Bapak Gubernur menitipkan dua pesan utama. Pertama, setelah rembuk ini diharapkan ada kiat-kiat terbaik untuk terus menggalakkan pencegahan terorisme. Kedua, mari kita bekerja sama dan berkolaborasi menjaga Provinsi Kepulauan Riau agar generasi muda kita terbebas dari paham terorisme,” ujar Adi.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pembangunan daerah tengah berfokus pada pemulihan ekonomi, sehingga stabilitas keamanan menjadi faktor penting.
“Kita sedang giat-giatnya membangun perekonomian. Kalau ada yang mengganggu, tentu tujuan pembangunan kita akan bergeser. Visi kita adalah maju, makmur, merata. Karena itu, generasi muda harus cerdas, kritis, dan mampu mengelola informasi di era digital,” tambahnya.

Adi juga menyampaikan apresiasi kepada BNPT dan FKPT Kepri atas kerja nyata yang terus dilakukan dalam menjaga keamanan serta memberi pencerahan kepada masyarakat.
“Harapan kita, hasil rembuk ini dapat dikemas dan diteruskan kepada generasi muda agar lahir pemuda yang hebat, cinta damai, dan menjadi garda terdepan menjaga kedamaian Indonesia,” tutupnya.
Sebelumnya, Direktur Pencegahan BNPT, Irfan Idris, juga memberikan pencerahan mengenai strategi pencegahan terorisme berbasis edukasi, literasi digital, dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, serta generasi muda.
Turut hadir dalam acara ini, Ketua FKPT Provinsi Kepri Lamidi beserta anggota, para Kepala OPD di lingkungan Pemprov, Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Kepri Muhammad Dirham, serta perwakilan organisasi keagamaan dan masyarakat.*
