
BAKESBANGPOL KEPRI – Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili Sekretaris Aludin Andi, SE, MM menerima kunjungan Tim Ditjen Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI pada hari Selasa tanggal 21 oktober 2025 bertempat di Ruang Rapat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau.
Tim dipimpin oleh Ketua Tim Kolonel Inf Ali Aminudin, S.E., M.M., Kasubdit Anstra Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan didampingi Letkol Wahyudin dan Mayor Arm. Eri Hadi, S.H., M.Si selaku Kasi Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Subdit Anstra Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan.

Dalam sambutannya Kolonel Ali menyampaikan bahwa kunjungan ini dalam rangka pengumpulan data dan koordinasi ke Pemerintah Daerah untuk monitoring peran Kogabwilhan I dalam mengantisipasi setiap ancaman militer dan non militer di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
“Ancaman militer di wilayah ini dapat berupa pelanggaran wilayah oleh maraknya kapal ikan asing yang mencapai ratusan kapal setiap hari, kapal perang asing, pelintasan tak berizin oleh pesawat militer, serta eskalasi konflik regional yang dapat menjalar ke perairan Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, lanjutnya ancaman non militer meliputi aktivitas penyelundupan narkotika dan barang ilegal, perompakan laut, kejahatan lintas negara (human trafficking), dan eksploitasi sumber daya alam tanpa izin (illegal fishing) memasuki ZEE Indonesia.
“Kompleksitas ancaman tersebut menuntut respons strategis yang cepat, terintegrasi, dan sinergis antar unsur pertahanan dan keamanan,” tambah Kolonel Ali.

Sementara itu Sekretaris Badan Kesbangpol Kepri Aludin Andi, SE, MM menjelaskan secara umum gambaran tentang Provinsi Kepulauan Riau dan juga tugas dan fungsi Badan Kesbangpol serta Peran Badan Kesbangpol dalam mendukung kewaspadaan nasional. Andi juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan Koordinasi yang dilakukan oleh tim.
Pertemuan juga diisi dengan sesi wawancara kepada beberapa Pejabat Badan Kesbangpol Kepri. Wawancara ini disusun untuk mendukung proses pengumpulan data primer yang relevan, langsung dari pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Tujuannya adalah memperoleh pemahaman mendalam dari para praktisi yang berada pada posisi strategis dan operasional dalam sistem pertahanan dan keamanan wilayah,” jelas Andi.

Jawaban dari kuesioner ini, lanjutnya akan menjadi bagian penting dalam analisis akademik yang tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga bersifat konstruktif dalam memberikan saran kebijakan.
Turut hadir Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Ludi Harman, Plt.Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Gideon Simanullang, Kasubbag Umpeg Fitria Ramadhani, Analis Kebijakan Ahli Muda Bapak Ikhsan Yudistra, Muhammad Wijaya dan Vayanti.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendramata dari Sekretaris Kesbangpol kepada Kolonel Ali.*

