
BAKESBANGPOL KEPRI – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau, Ibu Jernih Milyati Siregar, S.Ag, M.Pd., menjadi narasumber pada Kegiatan Kesbangpol Masuk Sekolah “KEMAS” Seri- 4 dengan tema yakni; “Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Bangsa Guna Mewujudkan Generasi Muda Kepri yang Berkualitas, Terhindar dari Radikalisme, Terorisme dan Narkoba serta Memiliki Semangat Persatuan
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau ini digelar di SMAN 7 Tanjungpinang pada hari Jumat tanggal 25 Juli 2025 Pukul 07.30 WIB s/d selesai.

Adapun materi yang disampaikan yaitu Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula, Suara Kita, Masa Depan Kita. Jernih menjelaskan berbagai hal terkait Demokrasi dan Pemilu diantaranya:
– Peran Pemilu:
1. Pemilu menentukan arah kebijakan bangsa dan daerah.
2. Pemilu menentukan siapa yang mengatur anggaran, pendidikan, kesehatan, dll.
3. Setiap suara berharga, tidak ada yang sia-sia.
– Pemilih Pemula:
Yaitu: kelompok usia 17–30 tahun (mayoritas pemilih saat ini).
Pemilu 2024: Pemilih muda mendominasi, mencapai 52–60% suara. Pemilu 2029: Dominasi ini diprediksi meningkat, dengan lebih dari 60% pemilih berasal dari generasi muda—terutama Gen Z dan Gen Alpha awal.

Pada Pilkada Tahun 2024, total pemilih 1.559.727 yang terdiri dari 25% Gen Z (17-27 Tahun), 38%Gen Y (28-43 Tahun), 28% Gen X (44-59 Tahun), Baby Boomer 8% (60-78 Tahun) dan Pre Baby Boomer 1% (diatas 78 Tahun).
Adapun syarat menjadi Pemilih:
1. Sudah berumur 17 tahun pada hari pemungutan suara atau sudah/pernah kawin dibuktikan dengan kepemilikan KTP-el;
2. Tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai ketentuan hukum tetap;
3. Terhadap Pemilih yang belum mempunyai KTP-el dapat menggunakan Kartu Keluarga, Biodata Penduduk atau Identitas Kependudukan Digital; dan
4. Tidak sedang menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia.

Jernih juga menjelaskan terkait tahapan pemilihan, persyaratan menjadi PPS, PPK dan KPPS. Diakhir paparannya Jernih menyampaikan bahwa peran Pemuda dalam Pemilu antara lain: Ikut berpatisipasi dalam tahapan Pemilu yaitu: Jadi pemilih cerdas, ajak teman, keluarga untuk datang ke TPS, laporkan pelanggaran jika ada dan buat konten positif soal pemilu.
Kegiatan diakhiri dengan tanya Jawab yang direspon secara antusias oleh para Pelajar dan Panitia memberikan souvenir menarik kepada Siswa/Siswi yang menyampaikan pertanyaan.*
